BEATA LINDALVA JUSTA DE OLIVEIRA

Suster Lindalva adalah wanita pertama yang dinyatakan sebagai ‘Beata’ (yang berbahagia) di Brazil. Dalam usia panggilan 4 tahun, ia telah menjadi martir.

Ia lahir pada tanggal 20 Oktober 1953 di sebuah daerah yang sangat miskin di Brasil. Pada tanggal 11 Pebruari 1988 ia mulai masa postulatnya di Provinsi Recife di Brasil. Sesudah menyelesaikan masa pembinaanya pada tanggal 26 Januari 1991, ia diutus untuk melayani 40 orang lanjut usia di Salvador-Bahia. Dengan rendah hati, ia melayani para lanjut usia di rumah itu. Kegembiraan dan kesiapsediaan Suster Lindalva selalu diiringi dengan semangat doa dan optimisme. Tidak mengherankan bahwa sikap hidup yang optimis tersebut menular kepada orang lain yang bekerja bersama dengannya.

Pada tahun 1993, seorang laki-laki berusia 46 tahun berlaku sangat kasar terhadap Suster Lindalva. Lelaki itu mengambil pisaunya dan menusuk tulang bahu kiri Suster Lindalva. Pisau itu juga menembus berulangkali sampai ke paru-paru. Suster Lindalva jatuh di lantai, mengeluh beberapa kali “Allah lindungilah aku”. Ada 44 luka di berbagai bagian tubuhnya.

Suster Lindalva merawat para orang tua dengan rendah hati dan kelembutan. Di bawah cahaya iman, ia melihat mereka sebagai tuan: Saya mohon pada Allah untuk memberikan kita rahmat dan kelembutan hati untuk melayani orang-orang miskin dengan baik. Ketika Allah memanggil, tak ada yang dapat bersembunyi dari panggilan ini. Cepat atau lambat, kehendak Allah akan tercapai”. Dan ia menambahkan, “Setiap hari, hidup kita harus dibaharui dan disyukuri sebagai karunia… dengan melayani Kristus dalam diri orang miskin”.

Suster Lindalva dinyatakan sebagai Beata pada tanggal 2 Desember 2007.

Rm. Bastian CM

Rm. Bastian CM adalah imam Kongregasi Misi (CM). Pastor Rekan Paroki Kelahiran Santa Perawan Maria, Surabaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *