PENDALAMAN APP OMK

Masa Prapaskah atau yang disebut juga sebagai masa retret agung merupakan waktu yang baik untuk merenungkan kembali pengorbanan Yesus di kayu salib demi menebus dosa manusia.  Selain mengikuti ibadat Jalan salib sebagai sarana untuk mengenang sengsara Tuhan, Gereja juga menganjurkan umat untuk mengikuti pendalaman APP yang dilaksanakan di lingkungan, wilayah ataupun di kelompok – kelompok kategorial. Adapun tema APP tahun 2016 ini adalah “Tekun, ulet, sabar menuju hidup berkelimpahan”. Tema tersebut diambil dari kutipan ayat pada Inji Yohanes 10:10 yang juga merupakan motto dari Bapak Uskup  Surabaya. APP yang dilaksanakan di Paroki Kelsapa bukan hanya dilakukan oleh umat dewasa tetapi juga oleh Kaum Muda (OMK), dimana pada tahun 2016 ini OMK Kelsapa mengadakan pertemuan sebanyak 5 kali pertemuan. Adapun bahan APP OMK diambil dari buku APP OMK yang disusun oleh team ketekese OMK Kevikepan Surabaya.  Adapun hasil pendalaman APP  yang di dalami oleh teman – teman muda di Paroki Kelsapa  adalah:

  • Pertemuan 1 “Kelimpahan Berkat atau Kutuk?”

Dalam pertemuan 1 yang dilaksanakan di Wilayah AP di rumah Bp. Yan Tanugara pada tanggal 20 Februari laiu OMK diajak untuk memahami arti atau makna kelimpahan yang sesungguhnya. Orang muda yang hadir dalam pendalaman APP yang pertama ini memahami makna kelimpahan bukan hanya dilihat dalam bentuk materi saja tetapi setiap bakat, talenta dan waktu yang mereka miliki adalah merupakan suatu kelimpahan bagi mereka.

  • Pertemuan 2 “ Semua yang Kami Miliki”

Dalam pertemuan 2 yang dilaksanakan di Wilayah G di rumah sdr. Andre (Bp. Nugroho) pada tanggal 28 Februari 2016, OMK diajak untuk memahami dan menggali kelimpahan yang mereka miliki. Orang Muda yang hadir dalam pendalaman tersebut masing – masing sharing kelimpahan apa yang mereka miliki dan sudah diberikan untuk pelayanan dan melibatkan diri baik di lingkungan, wilayah maupun paroki.

  • Pertemuan 3 “ Kepada Siapa Aku Berbagi”

Dalam pertemuan ke 3 yang dilaksanakan di Wilayah E di rumah sdri Citra (Bp. Junaedi)tanggal 7 Maret 2016, OMK diajak untuk mendalami apakah kelimpahan yang mereka miliki sudah dibagikan kepada sesama? Dan siapakah sesama mereka? Dalam pertemuan ke 3 ini, teman – teman muda memahami bahwa apa yang mereka miliki perlu dibagikan kepada siapa saja tanpa memandang perbedaan agama maupun suku, bagi kaum muda semua orang yang disekitarnya adalah sesamanya.

  • Pertemuan 4 “ Jadilah Berani”

Dalam pertemuan ke 4 yang dilaksanakan di wilayah H di Kapel Sidotopo pada tanggal 13 Maret 2016, OMK diajak untuk mendalami dan menyelami keberanian mereka dalam berbagi dengan sesama. Mereka memahami bahwa  Percaya kepada Tuhan adalah kunci untuk berani membagikan apa yang mereka miliki, karena dengan percaya kepada Tuhan segala tantangan, segala hambatan untuk berbagi dapat diatasi dan dilewati.

  • Pertemuan 5 “ Hasratku untuk berbagi”

Dalam pertemuan ke 5 yang dilaksanakan di wilayah D pada 15 Maret 2016, OMK  diajak untuk berkomitmen untuk rela berbagi. Dalam pendalaman APP ke 5 OMK dapat memahami bahwa cinta yang sudah diberikan untuk kita hendaknya dibagikan kepada sesama.

Dalam pendalaman APP tersebut,  OMK juga mengumpulkan dan mengisi amplop APP khusus OMK yang nantinya hasil amplop APP OMK ini akan diberikan kepada panitia Paskah 2016 yang digunakan untuk Baksos di Sanggar Merah Merdeka, dimana Panitia Paskah juga bekerjasama dengan OMK dalam pelaksanaan Baksos di Sanggar Merah Merdeka pada tanggal 10 April mendatang.  Semoga berkat pendalaman APP ini banyak orang muda yang ingin membagikan diri dengan cara melibatkan diri dalam pelayanan baik di Lingkungan, Wilayah, maupun Paroki.

Murbani Utami

Murbani Utami adalah ketua OMK Paroki Keahiran Santa Perawan Maria, Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *