SOSIALISASI ASIAN YOUTH DAY (AYD) KEVIKEPAN SURABAYA UTARA

Hari Orang Muda Se – Asia atau biasa disebut dengan Asian Youth Day (AYD)  adalah  pertemuan 3 tahunan regional kaum muda dari semua negara anggota FABC (Federation Of Asian Bishops Conferences).Tahun 2017 Asian Youth Day (AYD) ke 7 akan dilaksanakan di Negara Indonesia, tepat nya di Keuskupan Agung Semarang. Dalam kegiatan Sosialisasi Asian Youth Day (AYD) di Kevikepan Surabaya Utara yang dilaksanakan pada 5 Februari 2017 di Aula Paroki St. Vincentius A Paulo Surabaya, panitia dari Komisi Kepemudaan Keuskupan Surabaya menjelaskan mengenai apa itu Asian Youth Day (AYD) sampai dengan bagaimana untuk menjadi peserta Asian Youth Day (AYD). Diawali dari penjelasan mengenai Tema Asian Youth Day (AYD) ke 7 “Joyful Asian Youth! Living the Gospel in multiculutural Asia” yang berarti sukacita dalam keBhinekaan. Pembahasan berikut nya adalah  mengenai kegiatan apa saja yang dilakukan selama Asian Youth Day (AYD) berlangsung. Asian Youth Day (AYD) ke 7 akan dilaksanakan pada tanggal 30 Juli – 9 Agustus, dimana pada tanggal 30 Juli – 5 Agustus para peserta Asian Youth Day (AYD) akan melakukan life in (Day in Diocese) yang tersebar pada 11 keuskupan di Indonesia, selanjutnya seluruh peserta menuju ke Yogyakarta untuk mengikuti rangkaian kegiatan Asian Youth Day. Keuskupan Surabaya sendiri akan kedatangan tamu dari Filipina dan Macau untuk tamu asing, dan dari Samarinda dan Banjarmasin untuk tamu lokal. Dalam Sosialisasi tersebut Panitia dari Komisi Kepemudaan Keuskupan Surabaya juga menjelaskan siapa saja yang bisa menjadi peserta Asian Youth Day (AYD) dari Keuskupan Surabaya, berikut adalah persyaratan untuk menjadi Peserta Asian Youth Day (AYD) ke 7 :

  1. Orang Muda Katolik berusia minimal 18 tahun dan maksimal 26 tahun.
  2. Warga Keuskupan Surabaya dan berdomisili di wilayah Keuskupan Surabaya.
  3. Aktif dalam OMK Paroki atau Kemahasiswaan.
  4. Sehat Jasmani dan Rohani.
  5. Memiliki kemampuan berbahasa inggris aktif dan komunikatif.
  6. Mampu mengikuti seluruh rangkaian acara secara penuh :
  • Pra – AYD (Juli 2017) di keuskupan Surabaya
  • AYD 2017 (30 Juli – 9 Agustus 2017) di Surabaya dan Yogyakarta
  • Pasca – AYD (September 2017)
  1. Bersedia melalui tahapan seleksi wawancara oleh Komisi Kepemudaan Keuskupan Surabaya.
  2. Berkontribusi dalam biaya pendaftaran sebesar Rp. 1.500.000

Keuskupan Surabaya sendiri mendapatkan kuota 75 peserta. Setelah memberikan penjelasan mengenai apa itu Asian Youth Day (AYD) dan bagaimana cara untuk menjadi peserta Asian Youth Day, panitia membuka sessi tanya jawab. Sosialisasi Asian Youth Day ditutup dengan pesan dan kesan dari Romo Moderator OMK Kevikepan Surabaya Utara Rm. Noel Villafuerte, SDB. Dalam pesan nya Romo noel menyampaikan kepada panitia untuk terus memberikan informasi yang up to date kepada teman – teman muda di Paroki, selain itu romo noel juga berpesan kepada teman – teman muda yang hadir pada malam itu  untuk meneruskan informasi yang mereka dapat kepada teman – teman muda lain nya yang tidak hadir pada malam itu. Setelah memberikan pesan dan kesan romo noel mendoakan Panitia Asian Youth Day Keuskupan Surabaya dan memberikan berkat kepada seluruah teman – teman muda yang hadir.

Murbani Utami

Murbani Utami adalah ketua OMK Paroki Keahiran Santa Perawan Maria, Surabaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *