KEKAL ABADI KASIH SETIANYA

“Yesus adalah guru spiritual yang unggul dalam menempa dan menguji kaum lansia, agar beriman makin kuat.

 Hal itu terjadi dalam hidup sehari-hari. Sikap menerima dan sumeleh menjadi tolok ukur apakah seseorang

sudah mengikuti bimbingan, tempaan dan gemblenganNya. Semakin Yesus mencintai seseorang, semakin

besar kadar didikan dan latihanNya. Akhirnya,  jiwa manusia terletak di tanganNya.

Itulah lansia yang mengagumkan dan menakjubkan.”

Bagi para lansia Paroki Kelsapa, patut bersyukur bahwa di Parokinya ada program setiap tiga bulan sekali, berupa perayaan Ekaristi bagi para lansia dengan macam-macam variasinya. Selebihnya, setiap tahun MINGGU PEKAN II  PASKAH yang disebut juga MINGGU KERAHIMAN ILAHI. Di tahun 2017 ini jatuh pada tanggal 23 April 2017. Perayaan Ekaristi pk. 10.00 dikhususkan untuk para lansia, yang dipersembahkan oleh Rm. Bertinus Bani Suatmadji,CM dan Rm. Sebastianus,CM, dimeriahkan oleh koor Epifani dengan iringan kulintang. Sungguh menjadi khidmat, penuh rahmat. Dalam kesempatan yang spesial ini  para lansia menerima Sakramen Perminyakan.

Sebelum / usai perayaan Ekaristi, saya menyapa beberapa lansia yang belum pernah hadir pada forum lansia, meski demikian sebenarnya sudah mencapai usia lansia. Mungkin saja ada alasan yang dapat dipertanggung jawabkan. Dan juga mantan umat Kelsapa yang telah hijrah ke paroki lain. Oleh sebab itu, di kesempatan ini  mengalami peningkatan jumlah. Kehadiran pada acara rutin sekitar 80 – 90 orang, tetapi dalam kesempatan ini menjadi sekitar 200-an orang.

“Para lansia tidak usah takut mati.” Rm Bani mengawali khotbahnya. Dengan penderitaan dan kematianNya, Yesus memberikan makna baru pada penderitaan manusia yang jika dipersatukan dengan penderitaanNya dapat menjadi sarana pemurnian dan penyelamatan bagi kita dan bagi siapa pun yang percaya pada Dia. Dan Tuhan Yesus yang telah bangkit itu kekal abadi kasih setiaNya“, inilah intisari homili Rm. Bani,CM.

Rm. Bastian,CM melengkapinya di acara ramah tamah,” Menjadi lansia harus tetap aktif, rajin berdoa untuk Gereja dan untuk diri sendiri.”  Mantaplah petuah dari kedua Gembala Kelsapa ini, untuk membekali para lansia di tahun 2017. Sesudah Perayaan Ekaristi, dilanjutkan acara ramah tamah dan makan siang bersama. Dengan acara-acara hiburan bagi para lansia. (Sr.M. Lina,SPM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *