“Bible School Day” dalam Bulan Kitab Suci Nasional Paroki Kelsapa

Setiap bulan September, gereja-gereja Katolik di Indonesia memperingatinya sebagai Bulan Kitab Suci Nasional. Para pemimpin gereja menganjurkan setiap gereja untuk memperingatinya, agar semua umat Katolik lebih memahami dan mendalami sabda Tuhan. Sabda Tuhan merupakan salah satu kunci keimanan yang juga dianggap sebagai jalan panutan dalam hidup beriman umat katolik. Kitab suci sendiri juga merupakan satu-satunya sumber sabda Tuhan yang membimbing setiap pandangan umat Katolik mengenai kebenaran Kristus sendiri.
Tujuan gereja menerapkan Bulan Kitab Suci adalah agar umat Katolik tidak salah pula dalam mengintepretasikan isi Kitab Suci itu sendiri. Gereja memiliki peranan untuk membantu umatnya dalam mengintepretasikan Kitab Suci menurut pandangan dan ajaran gereja, sehingga jangan sampai umat katolik salah dalam menafsirkan maksud dan tujuan firman Tuhan.
Banyak kegiatan yang diadakan selama Bulan Kitab Suci berlangsung, mulai dari lingkungan, wilayah, paroki, kelompok ketegorial hingga keuskupan. Kegiatan yang dilakukan biasanya seperti Pendalaman Kitab Suci di Lingkungan maupun Wilayah, Lomba Kitab Suci dan lain-lain.
Pada hari Minggu, 24 September 2017 lalu BIAK Kelsapa mengadakan acara “Bible School Day” untuk anak-anak BIAK yang berusia PG hingga kelas 6 SD, acara yang berlangsung selama 2 jam ini dikemas dengan games-games mini seputar Kitab Suci. Games-games tersebut berkonsep sekolah, semua anak akan mulai bermain games sebagai anak kelas 1, jika anak tersebut berhasil menyelesaikan misi/tugas pada kelas tersebut maka mereka dapat naik ke kelas berikutnya, demikian seterusnya.
Games-games yang disediakan oleh para pembina BIAK antara lain menghafalkan dan menyusun ayat Kitab Suci, menebak tokoh-tokoh Kitab Suci termasuk dalam Perjanjian Lama/Perjanjian Baru, menjawab kuis, Teka Teki Silang, dan Ular Tangga Kitab Suci. Terlihat antusiasme anak-anak selama acara “Bible School Day” ini berlangsung, mereka saling berlomba agar dapat naik ke kelas berikutnya, dengan berbekal Alkitab dan alat tulis.
Acara “Bible School Day” dimulai pukul 08.00 hingga pukul 10.00 dan diikuti ± 80 anak. Reaksi dan respon anak-anak akan acara ini sangat positif, bahkan beberapa anak ingin acara seperti “Bible School Day” ini dilangsungkan lagi. Tak luput pula dukungan dari para orang tua anak BIAK juga positif untuk acara ini. Kami para pembina BIAK pribadi merasa acara seperti “Bible School Day” memang perlu dilakukan lagi untuk perkembangan iman anak dalam mengenal Kitab Suci. Pengenalan Kitab Suci perlu dilakukan sejak dari usia dini, sehingga kerinduan akan firman Tuhan akan selalu ada, selain itu minat anak untuk membaca Kitab Suci akan lebih berkembang. ( Agnes )

Stefani

Stefani adalah salah satu anggota KOMSOS Paroki Kelahiran Santa Perawan Maria Surabaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *